Selasa, 12 Oktober 2010

Kumpulan Kata-Kata Bijak

Kumpulan Kata Bijak Rohani
Jarak paling jauh antara masalah dengan solusi hanyalah sejauh lutut dengan lantai. Orang yang berlutut pada Tuhan bisa berdiri untuk melakukan apapun !

Iman yang kecil bilang: Tuhan bisa melakukannya.
Iman yang besar bilang: Tuhan akan melakukannya.
Tapi iman yang dahsyat bilang: Sudah dilakukan!

If GOD leads you to the edge of cliff, trust HIM fully. One or two things will happen, either HE will catch you when you fall, or HE will teach you how to fly

Hidup bisa memberi kita 100 alasan buat menangis, tapi Tuhan memberi kita 1000 alasan untuk tersenyum.

Cinta bisa buat orang bahagia; uang bisa buat dunia berputar; tapi sahabat... ah, itu yang buat hidup lebih hidup.

God is too wise that He created friends without "price tags" coz if He did, I can't afford to buy a luxalary expensive friend like "U"

Penyesalan sehari bila masak nasi menjadi bubur, penyesalan sebulan bila salah potong rambut, penyesalan setahun bila tidak lulus, penyesalan seumur hidup bila salah pilih pasangan hidup, penyesalan selamanya bila salah pilih JURU SELAMAT. Maka janganlah pindah ke iman yang lain selain Tuhan Yesus.

Keindahan hidup ini tidak diukur pada berapa banyak senyum yang bisa kita berikan ketika ada hal menyenangkan dalam hidup kita.
Tetapi keindahan hidup ini adalah ketika kita bisa mengerti, melihat, dan mengalami pertolongan Tuhan dalam berbagai permasalahan kehidupan kita.
Tuhan memberi Pelangi di setiap air mata..
Alunan merdu di setiap helaan nafas..
Berkat di setiap cobaan..
Dan jawaban indah di setiap doa..

Sejauh mana engkau mau Tuhan campur tangan dalam hidupmu, maka sejauh itulah Dia akan campur tangan dalam hidupmu...

Seorang Sahabat Menaruh Kasih Setiap waktu dan menjadi Saudara dalam Kesukaran.

Tuhan selalu ngasih harapan pada yang ngga menyerah, mujizat pada yang percaya dan Dia nggak ninggalin mereka yang berjalan bersamaNya.

Ukuran bagi Allah sudah jelas, jika anda tidak memiliki hutang, anda lebih kaya dari orang yang memiliki hutang,Titik.

Allah adalah seperti seorang pandai besi yang sedang membuat pedang.
pedangnya adalah kita

Di dalam hidup ini kita akan banyak menemui kegagalan karena itulah yang namanya hidup...
Namun, dari kegagalan itu kita dapat belajar terus untuk meperoleh keberhasilan...
Orang yang gagal adalah orang yang takut dan tidak pernah mencoba untuk melakukan segala sesuatu karena takut akan kegagalan itu sendiri...

Tuliskanlah segala keinginanmu dengan pensil di dalam kertas, dan serahkanlah penghapusnya kepada Allah. Biarkan Dia yang mengoreksinya.

Tuhan dapat memulihkan hati yang hancur, tetapi segala pecahannya harus lebih dahulu diserahkan kepada-Nya ( Amsal 23 :26a)

Waktu lebih berharga daripada uang. Karena waktu tidak dapat terulang lagi ( Efesus 5 : 16 )

dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat."

Keputusan anda mungkin membuat anda berada di luar kehendak-Nya, tetapi bukan di luar jangkauan-Nya ( 2 Timotius 2 : 13 )

jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."

Yesus adalah sahabat yang tahu semua kejelekan dan kesalahan anda. Tetapi Dia tetap mengasihi anda

Kita terlalu sering menghitung kesukaran kita, sampai kita lupa menghitung berkat yang sudah kita terima.

Jatuh belum tentu gagal, tetapi patah semangat adalah fatal ( Amsal 24 16 a )

Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, "

Orang yang mengubur bakatnya, adalah orang yang melakukan kesalahan besar ( 1 Tim 4 : 14 a )

"4:14 Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, "

Bekerja satu jam bersama Tuhan lebih baik daripada seumur hidup tanpa Dia.

Orang mengenal anda dari apa yang mereka lihat. Bukan dari apa yang mereka dengar ( Matius 5 : 16 )

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Sahabat - sahabat anda seperti lift yang bisa membawa anda ke atas atau ke bawah ( Amsal 13 : 20 )

13. Lebih baik mati meninggalkan nama baik daripada hidup dengan nama tercemar ( Pkh 7 : 1 )